Minggu, 13 April 2014

BJM to BLC

Diawali dengan perjalanan pagi buta , muntah air hingga peraduan malam seharusnya..

Jam 3 (pagi buta)  akhirnya jalan juga dari rencana jam 2 dari Banjarmasin. Menunggu dengan kerja overtime tanpa sholat 1/3 malam tanpa tidur tengah malam
Bismillah...
Sudah dapat ditebak..tidur di tengah (per)jalan(an). Jam berganti jam 4 5 6 7 sudah termasuk sholat subuh dan akhirnya sampai juga di daerah yang di sana sini kita dapati kegiatan dan/ bekas kegiatan tambang.. Yaaaa bukan Angsana.. Disini kita cuman numpang sarapan. Soto menjadi menu andalan pagi itu yang penjualnya adalah seorang asli Jawa ..Yea..Javanese poeple is in da house baby..yaa di mana bumi dipijak di situ ada (warung) orang Jawa. Kami memang seorang penjaja(h) makanan. Lanjut jalan dengan sejuta harapan menuju pantai Idaman.. Pantai Angsana bukan Batakan bukan Sarang Tiyung apalagi BKK..tidak ada setengah jam yang berarti kurang dari tiga puluh menit kita sampailah kepada saat yang berbahagia dengan melewati jalan (kebun) Sawit mengantarkan kelelahan kami/ sopir ke depan pintu/bibir pantai indah Angsana...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar